WALHI Sumbar Desak Pemprov Tegas Tindak Tambak Udang

Hutan Mangrove

Keberadaan hutan mangrove di Nagari Gasan Gadang dan Malai V Suku kian terkikis akibat tambak udang.

Teraskabar.com - Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sumatera Barat meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) tegas menindak tambak udang yang merusak lingkungan.

Menurut Kepala Departemen Lingkungan Hidup WALHI Sumbar Tommy Adam, sebagian tambak udang berpotensi merusak kawasan lindung seperti mangrove.

"Hal ini menyikapi dugaan usaha tambak udang yang tidak sesuai rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) dan tidak berizin," ungkapnya.

Oleh karena itu, ia berharap Pemprov melindungi lingkungan hidup dari ancaman tambak udang yang melanggar hukum.

Berdasarkan surat WALHI kepada Gubernur, lembaga itu meminta informasi dan koordinasi mengenai usaha tambak udang di wilayah pesisir Sumbar.

Antara lain, kebijakan Pemprov di bidang lingkungan hidup tentang usaha tambak udang di wilayah pesisir.

Kemudian, jumlah, luas, dan sebaran tambak udang yang berizin dan tidak berizin, serta kesesuaian tambak udang dengan RTRW.

Lalu, dokumen dan izin lingkungan hidup yang telah ada, serta rencana kelola dan pemantauan lingkungan hidupnya.

Terakhir, WALHI meminta data dari Pemprov terkait penanganan yang telah dilakukam terhadap persoalan tambak udang.

Selain ke Pemprov, WALHI juga ingin berkoordinasi dengan seluruh instansi dan organisasi perangkat daerah (OPD).

Baca Juga: Pembebasan Lahan Buat Tol Padang-Pekanbaru Perkara Lama, 80 Persen Sudah Tuntas

"Tujuannya ke Gubernur, tapi tembusannya memang ke seluruh OPD terkait. Termasuk Polda, DLH Sumbar, ATR/BPN, dan DPMPTSP untuk memastikan kegiatan tambak udang sesuai dengan perizinannya," pungkas Tommy. [*]

Dapatkan update berita terkini, seputar peristiwa, olahraga, hiburan, lifestyle, tekno dan film setiap hari dari Teraskabar.com di Google News.

Baca Juga

Garda Pemuda NasDem (GPND) Sumbar mengapresiasi kerja Satreskrim Polresta Padang dalam mengungkap kasus eksploitasi seksual komersial anak di Padang. Hal itu kata Wakil Ketua Garda NasDem Sumbar, Aliyas Candra, Senin (7/11/2022).
DPW Garda Pemuda NasDem (GPND) Sumbar Bagikan 100 Bibit Tanaman Buah di Tiga Kecamatan Padang
Data terbaru (update) jumlah korban meninggal dunia gempa bumi Cianjur, Jawa Barat, Selasa (29/11/2022) bertambah. BNPB mencatat 327 jiwa orang, setelah empat jenazah kembali di temukan di lokasi pencarian.
[UPDATE] 327 Jiwa Orang Meninggal Dunia Pasca Gempa Cianjur
Sumbar Bukan Provinsi Intoleran, Ketum PGI: ABS SBK Buka Ruang Bagi Berbeda Suku-Agama. Pdt. Gomar Gultom, M.Th terpukau falsafah Minangkabau
Sumbar Bukan Provinsi Intoleran, Ketum PGI: ABS SBK Buka Ruang Bagi Berbeda Suku-Agama
DPW Partai NasDem Sumbar (Sumatera Barat) bersama pengurus DPD, sayap maupun badan bersiap sambut capres Anies Baswedan di Sumbar
DPW Partai NasDem Sumbar Siap Sambut Capres Anies Baswedan
Seorang pria di Padang, Sumatera Barat jadi korban kecelakaan hingga motor hilang, Jumat 25 November 2022. Ia pun baru sadar motornya raib setelah warga menyelamatkan nyawanya ke rumah sakit.
Tawuran Padang: Cowok Ini Jadi Korban Sampai Motor Tercuri
Empat (4) polisi menumpang helikopter NBO Polri tipe 105 dengan nomor registrasi P-1103 hilang sebelum ditemukan di Bangka Belitung Timur
Kronologis Helikopter NBO Polri Tipe 105 Hilang di Belitung Timur