Beredar Pernyataan Teddy Minahasa Bantah Edar/Pakai Narkoba

Beredar di grup WhatsApp terkait pernyataan mengatasnamakan Irjen Pol Teddy Minahasa Putra di kalangan wartawan di Sumatera Barat (Sumbar).

Irjen Teddy Minahasa Putra. [@humaspoldasumbar/HumasPoldaSumbar)

Teraskabar.com - Beredar di grup WhatsApp terkait pernyataan mengatasnamakan Irjen Pol Teddy Minahasa Putra di kalangan wartawan di Sumatera Barat (Sumbar).

Sampai Jumat (14/10/2022) malam ini, belum ada kabar apakah benar itu berasal dari Irjen Pol TM Putra. Pernyataan itu berupa sanggahan terkait tudingan bahwa Teddy Minahasa mengedar dan menggunakan narkoba.

Berikut isi pernyataan itu:

SAYA BUKAN PENGGUNA ATAU PENGEDAR NARKOBA

1). PENGGUNA

a. Saya menjalani tindakan suntik lutut, spinal, dan engkel kaki pada hari Rabu tanggal 12 Oktober 2022 jam 19.00 di Vinski Tower, oleh dr. Deby Vinski, dr. Langga, dr. Charles, dr. Risha, dan anastesi (bius total) oelh dr. Mahardika selama 2 jam.

b. Besoknya, hari Kamis tanggal 13 Oktober 2022 jam 10.00 saya menjalani tindakan perawatan akar gigi di RS. Medistra oleh drg. Hilly Gayatri, dan tim dokter oleh RS Medistra. Juga dibius total selama 3 jam.

c. Pada hari Kamis, tanggal 13 Oktober 2022 sepulang dari RS Medistra, saya langsung ke Divpropam Mabes Polri untuk mengklarifikasi tuduhan bahwa saya "membantu" mengedarkan narkoba, kemudian jam 19.00 saya diambil sampel darah dan urine. Ya pasti positif karena dalam obat bius (anastesi) terkandung unsur narkoba.

2. PENGEDAR :

a. Pada sekitar bulan April - Mei, Polres Kota Bukittinggi mengungkap kasus narkoba sebesar 41,4 kg.
Pemusnahan barang bukti dilakukan pada tanggal 14 Juni 2022. Dan pada proses pemusnahan barang bukti ini, Kapolres Kota Bukittinggi beserta orang dekatnya melakukan penyisihan barang bukti narkoba tersebut sebesar 1 persen untuk kepentingan dinas.Kemudian pada tanggal 20 Oktober 2022 Kapolres Kota Bukittinggi terkena mutasi (pindah tugas ke Biro Logistik Polda Sumbar).

Ini tentunya membuat kekecewaan yang mendalam oleh Kapolres Kota Bukittinggi saat itu, karena ekspektasinya adalah dapat prestasi dan bisa dinaikkan pangkatnya menjadi Kombes. Pol. seiring dengan rencana kenaikan tipe polres kota Bukittinggi. (sekarang sudah naik tipe). Saya sebagai Kapolda disebut telah memberikan perintah penyisihan barang bukti narkoba tersebut.

b. Pada tanggal 23 Juni 2022 ada orang yang pernah menipu saya soal informasi penyelundupan narkoba sebesar 2 ton melalui jalur laut bernama Anita alias Linda, yang membuat saya rugi hampir 20 M untuk biaya operasi penangkapan di Laut China Selatan dan sepanjang Selat Malaka dari kantong pribadi, menghubungi saya untuk minta melanjutkan kerja sama dengan saya yaitu menjual pusaka kepada Sultan Brunai Darussalam serta minta biaya operasional untuk berangkat ke Brunai Darussalam. Namun saya tidak berikan dan saya tawarkan untuk berkenalan dengan Kapolres Kota Bukittinggi karena ybs ada barang sitaan narkoba.

Baca Juga: Irjen Pol Toni Harmanto Jadi Kapolda Jatim, Teddy Minahasa Batal

c. Sesungguhnya, niatan saya adalah untuk melakukan penangkapan thd Linda yang akan dilakukan oleh Kapolres Kota Bukittinggi dengan tujuan :

1. Anita alias Linda masuk penjara dan terbalaskan kekecewaan saya saat dibohongi selama operasi penangkapan di Laut China Selatan dan Selat Malaka.

2. Kapolres Kota Bukittinggi mendapatkan reward dari pimpinan karena berhasil menangkap langsung Anita alias Linda.

Halaman:

Dapatkan update berita terkini, seputar peristiwa, olahraga, hiburan, lifestyle, tekno dan film setiap hari dari Teraskabar.com di Google News.

Baca Juga

Namanya terseret dalam kasus aliran dana tambang liar atau ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim). Komjen Agus Andrianto buka suara.
Terindikasi Dana Tambang Liar, Komjen Agus Andrianto Buka Suara
Sosok Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto belum terlalu familiar profilnya di tengah masyarakat. Ini data profil dan biodata Agus Andrianto penerus Listyo Sigit Prabowo.
Pengganti Listyo Sigit Prabowo: Komjen Agus Andrianto Terimbas Isu Aliran Dana Tambang Liar
Pengacara Hotman Paris terus mengontrol kasus Irjen Teddy Minahasa Putra, mantan Kapolda Sumatera Barat (Sumbar). Penasihat hukum jenderal bintang dua di pundak itu mengaku, kalau Teddy adalah korban.
Hotman Paris Jamin Teddy Minahasa Putra Tidak Kabur, Ia Adalah Korban
Kasus yang menyeret mantan kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa Putra terus bergulir. Penyidik Ditrenarkoba Polda Metro Jaya terus merampungkan berkas sang jenderal bintang dua Polri. Penyidik saat ini tengah melengkapi berkas perkara untuk segera ke tahap satu, dua terkait tersangka kasus peredaran narkoba.
Polda Metro: Berkas Kasus Irjen Teddy Minahasa Segera Rampung
Ungkap peran Irjen Teddy Minahasa Putra otaki peredaran narkoba, AKBP Dody Prawiranegara ajukan Justice Collaborator.
Justice Collaborator: Dody Ungkap Peran Teddy Otaki Peredaran Narkoba
Pengacara Irjen Teddy Minahasa, Henry Yosodiningrat mengatakan Teddy bersumpah bukan pengedar narkoba, batal jadi Kapolda Jawa Timur
Henry Yoso: Irjen Teddy Minahasa Bersumpah Bukan Pengedar Narkoba