Permintaan Paspor Meningkat dan Berlaku 10 Tahun, Ini Panduannya!

Paspor RI dengan masa berlaku paling lama 10 (sepuluh) tahun. Ketetapan itu telah terbit Rabu, 12 Oktober 2022. Ini panduan Paspor bagi WNI

[Foto: Ilustrasi Paspor]

Teraskabar.com - Baru-baru ini Direktorat Jenderal Imigrasi resmi menetapkan Paspor RI dengan masa berlaku paling lama 10 (sepuluh) tahun. Ketetapan itu telah terbit Rabu, 12 Oktober 2022.

Kebijakan masa berlaku berdasar Pasal 2A Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI (Permenkumham) Nomor 18 tahun 2022, di Jakarta pada Kamis, 29 September 2022.

“Alhamdulillah kebijakan paspor dengan masa berlaku 10 tahun, implementasinya mulai 12 Oktober 2022," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Widodo Ekatjahjana, 11 Oktober 2022.

"Kami mohon dukungan dan saran selama masa transisi tersebut agar Imigrasi dapat memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat”.

Sementara itu, saat ini aturan mengenai biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) paspor sedang dalam pembahasan dengan melibatkan stakeholder terkait. Masyarakat masih akan membayar biaya yang sama dengan sebelumnya, yaitu Rp 350.000,- untuk paspor biasa non-elektronik dan Rp 650.000,- untuk paspor biasa elektronik.

Biaya permohonan paspor ini berlaku hingga peraturan berikutnya terbit kemudian.

“Masa berlaku paspor 10 tahun tidak berlaku terhadap paspor yang terbit sebelum tanggal implementasi Permenkumham 18/2022,” tuturnya.

Ini Panduan Paspor Masa Berlaku 10 Tahun

Sekadar mengetahui Pasal 2A ayat (2) Permenkumham 18/2022, paspor biasa (elektronik dan non-elektronik) dengan masa berlaku paling lama 10 tahun, hanya kepada Warga Negara Indonesia yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah. Selain kategori tersebut, paspor diberikan untuk jangka waktu 5 tahun.

Khusus bagi Anak Berkewarganegaraan Ganda (ABG). Masa berlaku paspor juga akan menyesuaikan dengan jangka waktu hingga sang anak wajibkan memilih kewarganegaraannya.

Sebagai contoh, apabila usia ABG adalah 18 tahun saat penggantian paspor, Maka masa berlaku paspor menjadi 3 tahun atau hingga Ia menginjak usia 21 tahun. Usia tersebut merupakan batas maksimal ABG untuk menentukan kewarganegaraannya.

Sebelumnya, Ditjen Imigrasi beserta Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham beserta Unit Pelaksana Teknis Imigrasi se-Indonesia menggelar rapat koordinasi pelaksanaan masa berlaku paspor 10 tahun Senin (10/10/2022).

Baca Juga: Permintaan Paspor Meningkat, Kantor Imigrasi Padang: 11.700 Pemohon

Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 18 Tahun 2022, merupakan perubahan dari Permenkumham Nomor 8 tahun 2014, tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor. [*]

Dapatkan update berita terkini, seputar peristiwa, olahraga, hiburan, lifestyle, tekno dan film setiap hari dari Teraskabar.com di Google News.

Baca Juga

Warga Negara Asing (WNA) dapat mengurus Visa on Arrival (VoA) saat tiba di wilayah Indonesia.
Indonesia Mudahkan WNA Urus Visa on Arrival (VoA)
Permintaan Paspor Meningkat, Kantor Imigrasi Padang: 11.700 Pemohon
Permintaan Paspor Meningkat, Kantor Imigrasi Padang: 11.700 Pemohon
Daddy Fatria resmi sebagai Ketua Badan Rescue NasDem Sumbar, setelah Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Barat Fadly Amran mengeluarkan SK pengesahan strukturd an susunan pengurus, 16 November 2022.
Daddy Fatria Komandoi Badan Rescue NasDem Sumbar
Garda Pemuda NasDem (GPND) Sumbar mengapresiasi kerja Satreskrim Polresta Padang dalam mengungkap kasus eksploitasi seksual komersial anak di Padang. Hal itu kata Wakil Ketua Garda NasDem Sumbar, Aliyas Candra, Senin (7/11/2022).
DPW Garda Pemuda NasDem (GPND) Sumbar Bagikan 100 Bibit Tanaman Buah di Tiga Kecamatan Padang
Data terbaru (update) jumlah korban meninggal dunia gempa bumi Cianjur, Jawa Barat, Selasa (29/11/2022) bertambah. BNPB mencatat 327 jiwa orang, setelah empat jenazah kembali di temukan di lokasi pencarian.
[UPDATE] 327 Jiwa Orang Meninggal Dunia Pasca Gempa Cianjur
Sumbar Bukan Provinsi Intoleran, Ketum PGI: ABS SBK Buka Ruang Bagi Berbeda Suku-Agama. Pdt. Gomar Gultom, M.Th terpukau falsafah Minangkabau
Sumbar Bukan Provinsi Intoleran, Ketum PGI: ABS SBK Buka Ruang Bagi Berbeda Suku-Agama