Perluas Tempat Salat Masjid Raya Sumbar, 2 Orang Ini Malah Korupsi Miliaran

Perluas Tempat Salat Masjid Raya Sumbar, 2 Orang Ini Malah Korupsi Miliaran

Kantor Kejaksaan Negeri Padang, Jl. Gajah Mada No.22, Kp. Olo, Kec. Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat 25173

Teraskabar.com -- Kejari Padang telah menahan dua orang tersangka kasus dugaan korupsi tempat salat di Masjid Raya Sumbar. Termasuk kawasan parkir VIP di masjid termegah di Padang itu.

Kedua orang terduga korupsi dana Masjid Raya Sumbar itu masing-masing MS (Direktur Utama PT BP) yang mengerjakan proyek. Sementara E (ASN) sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek.

Menurut data intelijen Kejari Padang, dana yang telah orang itu korupsi mencapai miliaran rupiah (Rp 3 miliar lebih). Dari total dana pembangunan Rp 31 miliar. Yang meliputi pembangunan tempat salat outdoor di masjid raya sumbar.

Kemudian pekerjaan area konservasi dan rekreasi, area parki mobil, motor, service area, jalan, trotoar termasuk pembangunan drainase serta plaza utama.

Sementara pekerjaan kawasan strategis di Masjid Raya Sumbar di Jalan Khatib Sulaiman, Alai Parak Kopi itu, tidak sesuai berdasar hasil investigasi tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.

"Hasil audit prestasi pekerjaan hanya 88,7 persen, sementara anggaran telah cair sebesar 100 persen," ungkap salah satu tim JPU Kejati Sumbar, Sabtu (17/9/2022).

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) terdiri dari 16 jaksa Kejari Padang dan Kejati Sumbar sedang menunggu terbitnya jadwal sidang di Pengadilan Negeri Padang. Untuk menyidang terduga korupsi dana pembangunan di Masjid Raya Sumbar.

Info teraskabar menyebutkan, Kejari Padang telah menyerahkan berkas MS dan E ke PN Kelas 1 A Padang oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU), Jumat 16 September 2022.

"Tim JPU telah merampungkan surat dakwaan dan menyerahkan ke pengadilan. Menunggu jadwal persidangan keduanya," kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Padang Afliandi, baru-baru ini.

Berkas perkara terduga korupsi Masjid Raya Sumbar itu terpisah, keduanya pun sejak ditahan pada 5 Septmber 2022 telah mendekam di dua sel yang berbeda. Kejaksaan menahan MS di LP Muaro Padang dan E di rumah tahanan negara di Padang.

MS dan E sebelumnya terlibat proyek pembangunan kawasan strategis di Masjid Raya Sumbar di Padang pada tahun 2017. Fisik pekerjaan tidak sesuai setelah auditor melakukan investigasi di TKP.

Baca Juga: Kejari Padang: 2 Tersangka Kasus Korupsi Masjid Raya Sumbar Segera Sidang

Dampak dari pekerjaan selain tempat salat outdoor di Masjid Raya Sumbar itu membuat negara rugi Rp 3 miliar lebih atas pagu APBD (APBN) Rp 31 miliar.

"Hasil audit prestasi pekerjaan hanya 88,7 persen. Adapun anggaran telah cair 100 persen," ungkap salah satu tim JPU Kejati Sumbar, Sabtu (17/9/2022). [*]

Dapatkan update berita terkini, seputar peristiwa, olahraga, hiburan, lifestyle, tekno dan film setiap hari dari Teraskabar.com di Google News.

Baca Juga

Momentum HUT ke-11 Liga Mahasiswa NasDem 2022 di Sumatera Barat. Ketua Liga Mahasiswa NasDem (LMN) Sumbar, Budi Ramadhon mengatakan, selalu berbenah dan melancarkan program kerja.
HUT ke-11 Liga Mahasiswa NasDem di Sumbar, Budi Ramadhon: Menguatkan Perjuangan
Milad ke-99 Diniyyah Puteri di Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar). Gubernur Mahyeldi menilai selama ini Diniyyah Puteri sudah berkontribusi banyak terhadap bangsa.
Milad ke-99 Diniyyah Puteri Padang Panjang, Mahyeldi: Mengukir Sejarah
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor Sumbar layangkan pengaduan ke Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat, Jumat (4/11/2022).
Mahasiswa Ini Kadukan Kasus Kekerasan Bareng LBH GP Ansor Sumbar ke Komnas HAM
Tiga terdakwa kasus korupsi di KONI Padang selain wajib bayar denda, ketiganya dituntut hukuman penjara. Salah satunya Ketua Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Padang periode 2018-2020 Agus Suardi.
Terdakwa Korupsi KONI Padang Agus Suardi Dituntut 7 Tahun Penjara
Pengacara Hotman Paris terus mengontrol kasus Irjen Teddy Minahasa Putra, mantan Kapolda Sumatera Barat (Sumbar). Penasihat hukum jenderal bintang dua di pundak itu mengaku, kalau Teddy adalah korban.
Hotman Paris Jamin Teddy Minahasa Putra Tidak Kabur, Ia Adalah Korban
Kasus yang menyeret mantan kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa Putra terus bergulir. Penyidik Ditrenarkoba Polda Metro Jaya terus merampungkan berkas sang jenderal bintang dua Polri. Penyidik saat ini tengah melengkapi berkas perkara untuk segera ke tahap satu, dua terkait tersangka kasus peredaran narkoba.
Polda Metro: Berkas Kasus Irjen Teddy Minahasa Segera Rampung