Perjuangkan Lahan, Masyarakat Kapa Pasbar Bangun Balairung

Teraskabar.com - Masyarakat Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) membangun sebuah balairung di atas tanah ulayat di dekat perkebunan sawit PT Permata Hijau Pasaman (PT PHP). Balairung yang masih dalam tahap pembangunan rangka dari kayu tersebut terletak di atas lokasi reclaiming lahan oleh masyarakat terhadap PT PHP.

Masyarakat menanami lahan reclaiming tersebut dengan jagung, ubi, tebu, dan tanaman-tanaman lainnya.

Menurut Rafly, salah satu pemuda setempat, alasan masyarakat melakukan reclaiming lahan karena menilai pihak PT PHP mengambil lahan yang seharusnya menjadi milik masyarakat. Pembangunan balairung menurutnya merupakan sabuah simbol perjuangan masyarakat atas haknya.

"Dalam budaya kita, balairung adalah tempat musyawarah dan mufakat. Balairung juga menjadi lambang kita orang Minang. Kalau itu diganggu, otomatis yang marah bukan hanya kita masyarakat Kapa, namun orang-orang Minang," ungkap Rafly, Kamis (6/10/2022).

Ia menambahkan, balairung itu akan untuk tempat bermusyawarah serta sebagai tempat penjagaan lahan masyarakat.

"Ide membangun balairung sudah dari lama, melalui musyawarah dan mufakat. Idenya sudah ada sejak sebulan yang lalu. Sebelumnya, masyarakat telah membangun surau di lokasi reclaiming lahan, sebagai simbol perjuangan umat Islam," sambungnya.

Dana pembangunan balairung dan surau tersebut berasal dari swadaya masyarakat Kapa.

Pernyataan itu senada dengan penjelasan M. Arif, salah seorang niniak mamak Kapa. Menurutnya, pembangunan surau dan balairung tersebut sebagai bentuk upaya menyatukan perjuangan atas tanah ulayat.

"Jika balairung rusak, tentu orang Minang yang akan marah, begitu juga jika surau yang diganggu, umat muslim tidak akan terima," ujarnya.

Sebagai informasi, sejauh ini telah terjadi reclaiming terhadap 600 Ha lahan. Total lahan yang berkonflik mencapai 924 Ha, sehingga masyarakat mengupayakan reclaiming terhadap 324 Ha lagi.

Permasalahan tersebut bermula dari penyerahan lahan 1600 Ha oleh sebagian niniak mamak Kapa kepada pemerintah Kabupaten Pasaman (sebelum pemekaran Pasbar) pada 1997 silam. 924 Ha masih berkonflik hingga sekarang, sementara sisanya telah kembali sebagai lahan plasma.

Dalam penyerahan tersebut, empat niniak mamak Kapa tidak ikut. Sementara itu, M. Arif sebagai salah seorang niniak mamak Kapa menegaskan 'salingka adat' Nagari Kapa bukan 'babingkah tanah', namun 'babingkah adat'.

Baca Juga: Mungkinkah Ancaman Gempabumi di Sumatera Barat Bukan Hanya Megathrust

Oleh karena itu, ia menegaskan penyerahan lahan yang terjadi puluhan tahun silam itu tidak sah atau cacat hukum.[*]

Dapatkan update berita terkini, seputar peristiwa, olahraga, hiburan, lifestyle, tekno dan film setiap hari dari Teraskabar.com di Google News.

Baca Juga

Garda Pemuda NasDem (GPND) Sumbar mengapresiasi kerja Satreskrim Polresta Padang dalam mengungkap kasus eksploitasi seksual komersial anak di Padang. Hal itu kata Wakil Ketua Garda NasDem Sumbar, Aliyas Candra, Senin (7/11/2022).
DPW Garda Pemuda NasDem (GPND) Sumbar Bagikan 100 Bibit Tanaman Buah di Tiga Kecamatan Padang
Sumbar Bukan Provinsi Intoleran, Ketum PGI: ABS SBK Buka Ruang Bagi Berbeda Suku-Agama. Pdt. Gomar Gultom, M.Th terpukau falsafah Minangkabau
Sumbar Bukan Provinsi Intoleran, Ketum PGI: ABS SBK Buka Ruang Bagi Berbeda Suku-Agama
Ketua DPD Partai NasDem Kota Padang Osman Ayub bersama pengurus dan perwakilan DPW NasDem Sumbar meresmikan kantor DPC Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (27/11/2022).
Pengurus DPD NasDem Padang Resmikan kantor dan Pengurus DPC Kecamatan Lubuk Kilangan
Momentum HUT ke-11 Liga Mahasiswa NasDem 2022 di Sumatera Barat. Ketua Liga Mahasiswa NasDem (LMN) Sumbar, Budi Ramadhon mengatakan, selalu berbenah dan melancarkan program kerja.
HUT ke-11 Liga Mahasiswa NasDem di Sumbar, Budi Ramadhon: Menguatkan Perjuangan
Milad ke-99 Diniyyah Puteri di Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar). Gubernur Mahyeldi menilai selama ini Diniyyah Puteri sudah berkontribusi banyak terhadap bangsa.
Milad ke-99 Diniyyah Puteri Padang Panjang, Mahyeldi: Mengukir Sejarah
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor Sumbar layangkan pengaduan ke Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat, Jumat (4/11/2022).
Mahasiswa Ini Kadukan Kasus Kekerasan Bareng LBH GP Ansor Sumbar ke Komnas HAM