Penonton Kejuaraan Dunia F1 2022 Membludak, Monza Minta Maaf

Penonton Kejuaraan Dunia F1 2022 Membludak

Penonton Kejuaraan Dunia F1 2022 Membludak (XPB)

Teraskabar.com – Pegelaran Kejuaraan Dunia F1 2022 menyisakan kekecewaan, sebab infrastruktur tidak mampu menahan 336.0000 penonton saat melewati gerbang Autodromo Nazionale Monza demi menyaksikan babak 16 besar Kejuaraan Dunia F1.

Panitia pelaksana Grand Prix Italia di sirkuit Autodromo Nazionale Monza, menyampaikan maaf kepada penggemar. Karena tidak bisa mengakomodir kebutuhan penggemar balapan balapan akhir pekan di Monza.

Selain daya tampung tidak memadai, para penggemar juga harus antre selama tiga hari. Agar bisa menonton Kejuaraan Dunia F1 2022 di Autodromo Nazionale Monza.

Tak hanya itu, para fans balap mengaku kecewa saat ingin mendapatkan makanan maupun minuman di lokasi Grand Prix (GP) Italia .

Pihak Autodromo Nazionale Monza mengungkapkan rasa penyesalan atas ketidaknyamanan terhadap para fans saat nonton balapan GP Italia terakhir.

“Kami para panitia telah berusaha semaksimal mungkin untuk membuat acara dengan baik, namun gelaran kejuaraan dunia F1 tidak dapat tertampung, dan tahun ini merupakan rekor degnan jumlah penonton yang melebih kapasitas dari sebelumnya,” jelas pihak Autodromo Nazionale Monza.

Bagi Autodromo Nazionale Monza, ini merupakan pengalaman dan apa yang telah terjadi merupakan Catatan prioritas agar tidak terulang di masa akan dating. Selain itu penyelenggara grand prix Italia itu bakal mengoreksi setiap persoalan yang terjadi.

Grand Prix Italia Perlu Perbaikan

Atas kejadian itu, CEO F1, Stefano Domenicali mengatakan, venue Autodromo Nazionale Monza sebagai sirkuit  sekaligus rumah penyelenggaraan Grand Prix Italia perlu perbaikan infrastruktur.

Sebab kontrak Autodromo Nazionale Monza sebagai tuan rumah penyelenggara Grand Prix Italia berlangsung sampai 2025. Agenda balapan GP Italia itu termasuk agenda tahunan serta masuk dalam kalender event olahraga.

“Grand prix memang layak masuk kalender, tapi seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, sirkuit bersejarah ini tidak lagi cukup aman bagi penggemar, untuk nonton kejuaraan dunia F1 hari ini,” kata Domenicali akhir pekan lalu di Temple of Speed, kutip dari Motorsport.com.

“Kami berharap pembenahan infrastruktur yang telah kami tetapkan, baik untuk tim maupun untuk publik, bisa segera dilakukan,” kata Domenicali.

"Modernisasi venue sangat penting agar para penggemar yang menonton kejuaraan dunia F1 bisa aman, nyaman,” katanya.

Autodromo Nazionale Monza merupakan salah satu sirkuit bersejarah yang terletak di Monza, di utara Milan, Italia. Menurut Domenicali, sudah pantas pembenahan demi grand prix yang telah masuk kalender event olahraga.

Baca Juga: PSG Bungkam Madrid 3-0

“Sekarang kami membutuhkan fakta, dan rencana yang pasti. Promotor juga tahu ini," pungkas Domenicali. [*]

Dapatkan update berita terkini, seputar peristiwa, olahraga, hiburan, lifestyle, tekno dan film setiap hari dari Teraskabar.com di Google News.

Baca Juga

Antusiasme Rakyat Sumbar Sambut Anies Baswedan Tinggi
Antusiasme Rakyat Sumbar Sambut Anies Baswedan Tinggi
WALHI Sumbar menyorot daerah kawasan bencana di dua kelurahan Bungus Teluk Kabung, Padang. Yoni Candra: Wali Kota Padang tidak aspiratif %
Dua Kelurahan Bungus Teluk Kabung Terancam Bencana, Yoni Candra: Walikota Padang Tidak Aspiratif
Jelang safari politik Anies Baswedan ke Sumatera Barat. Wasekjen Bidang Pemenangan Pemilu Jakfar Sidik meninjau sejumlah titik kunjungan calon presiden 2024, Jumat (2/12/2022). "Anies datang untuk masyarakat Sumatera Barat. Ini semacam Salam Pasambahan dari Partai NasDem untuk seluruh penduduk di ranah tacinto ini," ujar Jakfar.
Anies Baswedan untuk Rakyat Sumbar, Jakfar Sidik: NasDem Pastikan Meriah
Sambut kedatangan Anies Baswedan di Sumbar, sebanyak 35 ribu kupon untuk agenda seperti jalan sehat bersama Anies habis, kata Ka'bati selaku koordinator kehumasan acara penyambutan Anies Baswedan, Kamis (1/12/2022).
Puluhan Ribu Warga Siap Sambut Anies Baswedan di Sumbar, Ka'bati: 35 Ribu Kupon Habis
Teraskabar.com - Fadli Zon kritik sejumlah lembaga survei yang melakukan survei terhadap elektabilitas kandidat calon presiden, termasuk dalam hal ini Prabowo Subianto.
Eletakbilitas Prabowo Rendah, Fadli Zon Kritik Lembaga Survei Calon Presiden
Layanan Digitalisasi Keuangan Bagi UMKM Sangat Perlu, Ini Kata Pengamat
Layanan Digitalisasi Keuangan Bagi UMKM Sangat Perlu, Ini Kata Pengamat