Pengaruh Marginal Efficiency of Capital terhadap Resesi Ekonomi

Marginal efficiency of capital sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan pendapatan suatu negara. Apabila suatu negara lebih aktif bergantung terhadap negara lain.

Pengertian Marginal efficiency of capital [Foto: Ilustrasi/Canva]

Teraskabar.com - Marginal efficiency of capital sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan pendapatan suatu negara. Apabila suatu negara lebih aktif bergantung terhadap negara lain.

Jika menurunnya marginal efficiency of capital dalam jangka panjang, sudah dapat dipastikan suatu negara atau bangsa akan mengalami resesi ekonomi. Seperti yang baru-baru ini memanas di sejumlah negara di dunia.

Lalu apa itu marginal efficiency of capital? Ya, ini bisa disebut efisiensi marjinal modal atau penghasilan dari investasi. Marginal efficiency of capital dalam jangka panjang bisa naik maupun turun.

Pengaruh marginal efficiency of capital dalam jangka panjang bisa menurun dalam pertumbuhan ekonomi. Salah satunya karena daya saing di tengah banyaknya salah satu komoditi yang tumpah ruah.

Sehingga pemilik modal cenderung mengalihkan dana investasi ke komoditi lainnya demi menjaga efisiensi marjinal modal-nya.

Alasan kedua adanya teknologi yang mendorong satu komoditi ramai di pasar modal, sehingga sangat berpengaruh pada penghasilan dari investasi tersebut.

Artinya ketika suatu produksi banyak berdampak pada menurunnya harga, dan para investor akan memindahkan modalnya ke pasar keuangan lain yang sedang tren.

Menurunnya efisiensi marjinal modal bisa berdampak terhadap hubungan kerja sama, antara pemodal dan pemilik komoditi. Bila menipisnya marginal efficiency of capital secara kontinyu bisa memicu pengangguran, dan pendapatan masyarakat pekerja menurun.

Selain itu daya beli melemah, dan menekan pengusaha untuk menurunkan produksinya, pemutusan hubungan kerja pun akan menjadi titik akhir. Demi menyelamatkan dana investasi awal, pemodal mengalihkan dana ke investasi lainnya. Itulah yang kemudian kita sebut RESESI EKONOMI.

Pemicu Resesi

Resesi terjadi akibat ekonomi global yang melemah sehingga berdampak pada perekonomian dalam negeri.

Jika suatu negara sangat bergantung pada negara lain dan cenderung aktif, sudah dapat dipastikan negara tersebut akan mengalami resesi ekonomi.

Baca Juga: Izola Bank Luncurkan Aplikasi Izola Saver Mobile, Mudahkan Nasabah Berinvestasi Langsung

Sejumlah negara telah mengalami tanda-tanda resesi termasuk kawasan benua Eropa. Resesi ekonomi bisa memicu depresi terhadap suatu negara.

Faktor paling rentan adalah tingginya pemutusan hubungan kerja alias PHK dari beberapa perusahaan. Kemudian menurunya ekspor dan investasi memicu marginal efficiency of capital terhadap negara dari pajak. [*]

Sumber Artikel : International Licence

Dapatkan update berita terkini, seputar peristiwa, olahraga, hiburan, lifestyle, tekno dan film setiap hari dari Teraskabar.com di Google News.

Baca Juga

Antusiasme Rakyat Sumbar Sambut Anies Baswedan Tinggi
Antusiasme Rakyat Sumbar Sambut Anies Baswedan Tinggi
WALHI Sumbar menyorot daerah kawasan bencana di dua kelurahan Bungus Teluk Kabung, Padang. Yoni Candra: Wali Kota Padang tidak aspiratif %
Dua Kelurahan Bungus Teluk Kabung Terancam Bencana, Yoni Candra: Walikota Padang Tidak Aspiratif
Jelang safari politik Anies Baswedan ke Sumatera Barat. Wasekjen Bidang Pemenangan Pemilu Jakfar Sidik meninjau sejumlah titik kunjungan calon presiden 2024, Jumat (2/12/2022). "Anies datang untuk masyarakat Sumatera Barat. Ini semacam Salam Pasambahan dari Partai NasDem untuk seluruh penduduk di ranah tacinto ini," ujar Jakfar.
Anies Baswedan untuk Rakyat Sumbar, Jakfar Sidik: NasDem Pastikan Meriah
Sambut kedatangan Anies Baswedan di Sumbar, sebanyak 35 ribu kupon untuk agenda seperti jalan sehat bersama Anies habis, kata Ka'bati selaku koordinator kehumasan acara penyambutan Anies Baswedan, Kamis (1/12/2022).
Puluhan Ribu Warga Siap Sambut Anies Baswedan di Sumbar, Ka'bati: 35 Ribu Kupon Habis
Teraskabar.com - Fadli Zon kritik sejumlah lembaga survei yang melakukan survei terhadap elektabilitas kandidat calon presiden, termasuk dalam hal ini Prabowo Subianto.
Eletakbilitas Prabowo Rendah, Fadli Zon Kritik Lembaga Survei Calon Presiden
Layanan Digitalisasi Keuangan Bagi UMKM Sangat Perlu, Ini Kata Pengamat
Layanan Digitalisasi Keuangan Bagi UMKM Sangat Perlu, Ini Kata Pengamat