Muncul Petisi Bela Korban Pelecehan Seksual di Kampus UIN IB Padang

Muncul petisi berisi desakan terhadap pembelaan korban dugaan pelecehan seksual di Kampus UIN IB Padang atau Universitas Islam Negeri Imam Bonjol

Aksi unjuk rasa mahasiswa UIN-IB Padang menuntut pihak universitas untuk mengusut tuntas kasus dugaan pelecehan seksual. [Foto: Jalali]

Teraskabar.com - Baru-baru ini muncul petisi berisi desakan terhadap pembelaan korban dugaan pelecehan seksual di Kampus UIN IB Padang atau Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Selasa (20/12/2022).

Bukan itu saja dalam petisi yang tertuang dalam Change.org tersebut, ada desakan agar pihak akademika kampus setempat membentuk Satgas PPKS Independen untuk mengusut tuntas kasus pelecehan seksual yang dialami mahasiswi.

Penulis petisi mengurai isi terkait awal mula tentang pelecehan seksual, yang sempat buncah medio November 2022 di Kota Padang, Sumatera Barat.

Tulisan itu memuat seperti begini, kalau mahasiswi sebut saja namanya Melati, mengaku kalau sudah berulang kali mendapat ajakan dari oknum dosen tempat ia kuliah.

Mulai dari ajakan berenang, sampai menemani sang oknum dosen itu karaoke. Bukan itu saja, oknun dosen menurut dalam petisi itu intens mengajak Melati. Salah satunya ketika menjelang Ujian Akhir Semester (UAS).

Baca Juga: Rakernas Forsesdasi, Gubernur Sumbar Minta Maksimalkan Baznas Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem

Dugaan Pelecehan Takut ke Kampus

Ajakan itu berlansung menjelang ujian akhir, dan Melati lantas menolak karena merasa takut dan khawatir terkait ajakan dosen tersebut.

Mahasiswi itu pun tidak bisa menghindar dari oknum dosen yang mengajaknya, sebab sosok itu kerap hadir di dalam kelas dan mengasuh mata kuliah yang juga Melati ikuti.

Masih kata penulis petisi pembela dugaan pelecehan, Poetry Hujan dan Bung Jalal (Muhammad Jalali). Melati trauma dan terganggu psikisnya. Selain itu bukan satu dua dari korban dosen tersebut atau bukan Melati saja.

"Terduga pelakunya pun gak hanya satu dosen itu, tapi diduga ada yang lain," kutip dari Muhammad Jalali, Selasa (20/12/2022).

Bahkan Muhammad Jalali yang memuat ultimatum itu, mengurai kalau mahasiswa lainnya simpati. Yang kemudian mentah dari argumen pihak Kampus UIN IB Padang atau Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang.

Pada petisi tersebut tertuang desakan terhadap kampus UIN-IB Padang membentuk Satgas PPKS independen guna mengusut kasus-kasus pelecehan di kampus. Kemudian mendesak agar pihak kampus melibatkan sejumlah organisasi masyarakat sipil maupun ahli, untuk mengusut kasus dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi.

Petisi terkait dukungan membela korban dugaan pelecehan seksual, serta desakan agar mengusut tuntas kasus tersebut membutuhkan 2.500 tanda tangan, dan hingga pukul 13.33 WIB. Petisi itu sudah mengumpulkan 2.403 tanda tangan.

Ini linknya. PETISI

Dapatkan update berita terkini, seputar peristiwa, olahraga, hiburan, lifestyle, tekno dan film setiap hari dari Teraskabar.com di Google News.

Baca Juga

Muhammad David Mawardi terpilih sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Padang Pariaman
Muhammad David Mawardi Nakhodai KNPI Padang Pariaman
Door to Door: Badan Rescue NasDem dan Garnita Ulurkan Bantuan Korban Banjir Padang
Door to Door: Badan Rescue NasDem dan Garnita Ulurkan Bantuan Korban Banjir Padang
Teraskabar.com - Aksi heroik sopir pick up dan polisi Satlantas Polres Padang Pariman gagalkan aksi jambret di Ampang, Kota Padang mendapat apresiasi dari netizen.
Aksi Heroik Sopir Pick Up Gagalkan Aksi Jambret di Ampang Padang Bareng Polisi Satlantas Padang Pariaman
Desak Tarif Angkot Naik, Mastilizal Aye: Pemilik Gabung Saja Sama Trans Padang Teraskabar.com - Ketua Organda Padang Mastilizal Aye memastikan harga tarif angkutan kota naik
Desak Tarif Angkot Naik, Mastilizal Aye: Pemilik Gabung Saja Sama Trans Padang
Ribut Kursi Wawako Padang, Faisal Nasir Sebut Ada Upaya Penggulingan Walikota Hendri Septa. Teraskabar.com - Ada unsur menjatuhkan Wali Kota
Ribut Kursi Wawako Padang, Faisal Nasir Sebut Ada Upaya Penggulingan Walikota Hendri Septa
Usai Tersesat, Edi Pemotor Trabas Meninggal di Bukit Barisan Limapuluh Kota. Teraskabar.com - 14 pemotor trabas yang tersesat atau hilang saat ekspedisi di Bukit Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota.
Usai Tersesat, Edi Pemotor Trabas Meninggal di Bukit Barisan Limapuluh Kota