MIRIS! Belasan Pelajar di Padang Tak Tahu Pancasila

Teraskabar.com - Sebanyak 13 pelajar tertangkap oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Sumatera Barat. Mirisnya, saat mendapat sanksi belasan pelajar itu tidak tahu Pancasila.

Para pelajar tersebut bahkan tidak hafal sama sekali isi bunyi Pancasila dan makna lima lambangnya. Kejadian itu terjadi Kamis (13/10/2022). Saat petugas Satpol PP Padang menertibkan pelajar di Padang bolos sekolah.

13 pelajar tersebut mendapat sanksi awal, mulai olahraga ringan, jalan jongkok, push up, shit up, dan baris berbaris. Sayangnya saat Satpol PP meminta siswa tersebut membaca isi dari Pancasila, sama sekali tidak ada yang tahu.

"Kami sangat kecewa, ada yang terbata-bata mengucapkan ada pula yang tidak hafal," kata Kabid Tibumtranmas Satpol PP Kota Padang Deni Harzandy kepada teraskabar.com di Padang, Minggu (16/10/2022).

Setelah menerima pembinaan di Markas Komando Sat Pol PP Padang, Jalan Tan Malaka di Padang. Para orang tua dari pelajar itu kemudian tiba dan mendapat pengarahan.

"Kami sudah mengembalikan kepada orang tua mereka masing-masing. Kami juga berharap mereka tidak lagi mengulangi perbuatannya, serta berharap pihak sekolah dan orang tua untuk memberikan pembinaan," cakap Deni Harzandy.

Jumlah total pelajar di Padang yang terjaring satpol pp, terdiri 12 pelajar berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Baca Juga: Bongkar Kasus Judi 303, Mantan Kapolda Sumbar Teddy Tertangkap Kasus Narkoba

Pengamanan terhadap pelajar di jam belajar itu ketika nangkring di warung kopi di kawasan Jalan Banda Bakali, Parak Kopi, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang. [*]

Dapatkan update berita terkini, seputar peristiwa, olahraga, hiburan, lifestyle, tekno dan film setiap hari dari Teraskabar.com di Google News.

Baca Juga

Kronologi Siswa SD Nyaris Jadi Korban Penculikan di Padang. Penculikan anak di Padang, Sumatera Barat viral, bahkan jadi atensi kepolisian kota setempat. Hal tersebut setelah mengetahui kronologi siswa SD 14 Gurun Laweh, Lubuk Begalung nyaris jadi korban penculikan di Padang, Senin (30/1/2023).
Kronologi Penculikan Anak di Padang, Korban Siswi SDN 14 Gurun Laweh Lubuk Begalung
Suka Premium: Warga Padang Butuh 100 Ribu Ton Beras per Tahun. Teraskabar.com - Warga Kota Padang, Sumatera Barat membutuhkan 100 ribu ton per tahun. Sementara produksi baru mencapai 30 ribu ton berdasar catatan Dinas Pertanian Kota Padang, Senin (30/1/2023).
Suka Premium: Warga Padang Butuh 100 Ribu Ton Beras per Tahun
Mau Nonton Film Hidayah Gratis di Bioskop? Caranya Gampang Tukar Telkomsel Poin. Teraskabar.com - Berikut cara nonton Film Hidayah
Mau Nonton Film Hidayah Gratis di Bioskop? Caranya Gampang Tukar Telkomsel Poin
1 Siswa SD di Padang Nyaris Diculik Saat Pergi Sekolah, Nenek Datangi Guru. Teraskabar.com - Seorang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 14 Gurun Laweh, Lubuk Begalung, Kota Padang
1 Siswa SD di Padang Nyaris Diculik Saat Pergi Sekolah, Nenek Datangi Kasek
Teraskabar.com - Viral pesan berantai penculikan anak beredar di WA Grup (WhatsApp), pesan itu berasal dari luar Kota Padang, Sumatera Barat.
Pesan Berantai Penculikan Anak Beredar di WA, Kapolresta Padang Ferry Harahap Atensi
Faisal Nasir Kritik PUPR Soal Banjir di Padang, Hendri Septa Langsung Bersihkan Sampah Sungai. Teraskabar.com - Pembangunan drainase permukaan jalan
Faisal Nasir Kritik PUPR Soal Banjir di Padang, Hendri Septa Langsung Bersihkan Sampah Sungai