Marker: Robot Militer Rusia, Teknologi Baru dan Masa Depan

Sebelum Marker (robot militer Rusia) viral baru-baru ini. Ternyata sejak 2018, Foundation for Advanced Research berhasil uji coba robot itu

Robot militer Rusia terbaru saat uji coba di Region Training Center di Kosmodrom Vostochny [Foto: fpi.gov.ru]

Teraskabar.com - Sebelum Marker (robot militer Rusia) viral baru-baru ini. Ternyata sejak 2018, Foundation for Advanced Research (Pusat Nasional Pengembangan Teknologi dan Elemen Dasar Robotika kolaborasi NPO Androidnaya Tekhnika) berhasil menciptakan Marker (platform robot multiguna-red).

Marker telah berulang kali turun ke berbagai tempat untuk uji coba, peneliti maupun militer memastikan robot militer berteknologi baru itu apakah presisi atau tidak.

Robot Militer

Kemudian pada 7 Oktober di tahun 2021 Marker melakukan tahapan uji coba di Region Training Center (RTC), di Kosmodrom Vostochny, bahkan orang Pusat Sains dan Teknologi Okhrana dari Roscosmos State Corporation pun datang di RTC.

Saat pengujian di Region Training Center terlihat Marker versi beroda terlihat kokoh dengan model optoelektronik universal.

Robot militer tersebut melakukan patroli di sepanjang rute, dengan fungsi mendeteksi, indetifikasi serta mengintersepsi penyusup, dan berperang melawan musuh lewat pesawat tanpa awak.

Pengujian terhadap robot militer milik Rusia itu berlangsung 8-14 Oktober waktu setempat. Saat di RTC Marker berhasil mengkonfirmasi kemampuannya untuk mengemudi secara mandiri di sepanjang rute tertentu menggunakan sistem penglihatan.

Baca Juga: Meta Bongkar Jaringan Rusia Terbesar Sejak Perang Ukraina

Selama pengujian tiga hari itu, robot bisa menghindari rintangan, dan memiliki kemampuan mengintai, hebatnya lagi dapat mengirim laporan dengan ringkas lewat kekuatan baterai.

Manajer proyek Pusat Nasional untuk Pengembangan Teknologi dan Elemen Dasar Robotika, Arkady Petrosov mendapat penghargaan. Membuktikan teknologi untuk masa depan.

Hebatnya lagi robot Marker tersebut bisa mengindentifikasi peta wilayah yang belum ia jelajahi sebelumnya. "Market miliki kemampuan pengenalan objek secara baik, termasuk pergerakan mencurigakan di sekitarnya," ungkap Arkady Petrosov.

Teknologi Baru

Tujuan dari proyek pembuatan Marker adalah untuk menguji teknologi dan komponen baru di bidang sistem robotik berbasis darat.

Baca Juga: robot beroda Marke robot militer Rusia

Proyek ini berfokus terhadap visi teknis, komunikasi dan navigasi yang stabil. Mendeteksi gerakan mencurigakan di wilayah hukum keamanan negara. [*]

Sumber Artikel : topwar

Dapatkan update berita terkini, seputar peristiwa, olahraga, hiburan, lifestyle, tekno dan film setiap hari dari Teraskabar.com di Google News.

Baca Juga

Teraskabar.com - Dampak perang Rusia-Ukraina membuat transisi energi di Indonesia tidak stabil. Hal itu kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. "Perlu langkah-langkah dari SKK Migas dengan menyikapi iklim investasi, serta pengaruh global," kata Airlangga Hartarto saat 3rd International Oil and Gas Conference (IOG 2022) yang berlangsung secara hybrid di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali.
Efek Perang Rusia-Ukraina: Indonesia Cari Akal Soal Investasi Hulu Migas
Telkomsel sukses menggelar infrastruktur jaringan telekomunikasi berteknologi terdepan selama KTT G20 Bali 2022. Kartu PraBayar Tourist
KTT G20 Bali: Trafik Layanan Data Telkomsel Tumbuh 59 Persen
Berikut daftar dan harga Set top Box (STB) untuk mendapatkan siaran TV Digital. Setelah pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kominfo mencanangkan program migrasi tv analog ke tv digital 2009-2014.
Hilang di App Store dan Play Store, Ini Cara Instal Aplikasi Sinyal TV Digital
Invasi Rusia ke Ukraina berdampak terhadap penyewa pesawat Dubai Aerospace Enterprise (DAE) memangkas nilai sewa pesawat sebesar USD 576,5
Konflik Rusia-Ukraina, Dubai Aerospace Enterprise Pangkas Sewa Pesawat
Baru-baru ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) luncurkan Jagat Nusantara, di The Ballroom Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (28/10/2022) kemarin.
Luncurkan Jagat Nusantara, Jokowi: Bersatu Bangun Bangsa
Timnas Iran mendapat ancaman dari Shakhtar Donetsk, salah satu klub sepak bola di Ukraina. Atas tudingan mendukung invasi Rusia ke Ukraina.
Shakhtar Donetsk Ancam Timnas Iran via FIFA, Ada Apa?