Anak Aniaya Ayah Kandung di Mentawai, Polisi: Alami Gangguan

Peristiwa tragis terjadi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar). Seorang anak aniaya ayah kandung sampai luka. Kapolsek Sikakap, Iptu Yanuar, Minggu (11/9/2022) malam.

Anak aniaya ayah kandung di Mentawai | (Ilustrasi/Canva/Teraskabar)

TERASKABAR.COM - Peristiwa tragis terjadi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar). Seorang anak aniaya ayah kandung sampai luka.

Penganiayaan anak terhadap ayah kandung baru-baru terjadi. Anak menganiaya ayah kandung mengakibatkan korban muntah darah, akibat benturan benda tumpul.

Peristiwa penganiayaan oleh anak terjadi di Desa Malakopa, Kecamatan Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

"Kejadiannya Jumat kemarin, dan korban atau ayah dari anak tersebut mengalami luka," ujar Kapolsek Sikakap, Iptu Yanuar, Minggu (11/9/2022) malam.

Korban berinisial MS itu mengalami benturan pada bagian kepala belakang akibat hantaman kayu dengan ukuran panjang lebih kurang 50 sentimeter.

"Kasus anak aniaya ayah kandung di Mentawai merupakan kali kedua. Kasus penganiayaan ini sedang kami periksa," ujar Iptu Yanuar.

Menurut keterangan polisi, pelaku yang merupakan anak MS diduga mengalami gangguan jiwa. Penganiayaan terhadap ayah kandung itu sambung Yanuar, tidak terima ayah menegur pelaku memarahi istrinya.

"Ya pelaku tidak menerima teguran ayah saat menasihati (dengan memarahi-red) istri saat itu. Ia pun mengambil benda tumpul dan menganiaya ayahnya, hingga muntah darah dan luka," ucap Kapolsek Iptu Yanuar. Mengutip keterangan keluarga.

Memastikan pelaku pidana gangguan jiwa, anggota Polsek Sikakap bakal memeriksa kejiwaan pelaku penganiaya ayah kandung ke di RSJ HB Sa’anin di Padang.

Kasus Anak Aniaya Ayah Terbongkar

Sementara bulan Agustus 2022 peristiwa kriminal anak aniaya ayah terjadi di Desa Ngaglik, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Pelaku menganiaya ayah hingga tewas. Peristiwa tragis itu membuat Basori meninggal dunia setelah anak menganiaya ayahnya sendiri.

Terbongkarnya kasus penganiayaan anak terhadap ayah setelah Imam Mahmudin berusia 39 tahun berkisah kepada saksi usai salat dari masjid.

Baca Juga: Pemburu Tembak Pemburu Pakai 308 Winchester, Disangka Babi Hutan

Salamatun menyampaikan hal itu ketika polisi meminta keterangan. Korban sempat kemudian di bawa ke RSUD Tjitrowardoyo guna visum termasuk kepentingan penyelidikan.

"Kami telah mengamankan pelaku dan menyita barang bukti serta olah TKP. Pelaku memakai tongkat kayu berukuran panjang 60 sentimeter alat menganiaya korban," tutur Kapolsek Gebang, Iptu Madrim melansir dari sindownewscom. [*]

Dapatkan update berita terkini, seputar peristiwa, olahraga, hiburan, lifestyle, tekno dan film setiap hari dari Teraskabar.com di Google News.

Baca Juga

Motor Hilang Saat Tawuran, Tim Klewang Polresta Padang Ciduk IRT di Pesisir Selatan
Motor Hilang Saat Tawuran, Tim Klewang Polresta Padang Ciduk IRT di Pesisir Selatan
Pelaku tindak penganiayaan dan pembacokan di Padang Pariaman, Sumatera Barat. Tim Jantras Polres Padang Pariaman menangkap pelaku dengan barang bukti satu celurit. [Dokumentasi Polres Padang Pariaman]
Polisi Ringkus Pelaku Kriminal Penganiayaan Berdarah di Padang Pariaman
Korban kebakaran di Padang, Jalan Sutan Syahrir mencapai Rp 300 juta, setelah petugas pemadam kebakaran Kota Padang melakukan pemadaman
Kerugian Korban Kebakaran di Padang Tertaksir Rp 300 Juta
Pasca video viral penganiayaan terhadap salah seorang kepala sekolah di Padang tempo hari. Polisi di Padang memburu empat terduga pelaku lainnya, kata Kanit Reskrim Polresta Padang, Ipda Adrian Afandi, Sabtu (5/11/2022) di Mapolresta Padang.
Polisi Buru 4 Penganiaya Kepala Sekolah di Padang, Ipda Adrian: Baru 3 Tertangkap
Kasus pembunuhan Brigadir J membuat hakim murka saat sidang. Persidangan terhadap saksi asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, Susi, Senin
Jawaban ART Ferdy Sambo Bikin Hakim Murka di Persidangan
MV Abusamah terbakar di Jetty 3B PT KBS (Krakatau Bandar Samudera). kapal pengangkut pupuk jenis Dea Amonium Phospat (DAP) milik PT PUSRI
Sedang Muat 1 Ton Lebih Pupuk, Kapal MV Abusamah Terbakar